Mahasiswa Indonesia Pecahkan Rekor Studi Tercepat

Purba Purnama, mahasiswa program kombinasi master-doktor University of Science and Technology (UST) di Korea Selatan untuk bidang biopolimer, berhasil menyelesaikan program studi master dan doktor sekaligus dalam waktu 3,5. Lazimnya, program ini diselesaikan dalam waktu 5 tahun.

Dalam wisuda yang digelar di International Cooperation Building, KIST, Seoul, baru baru ini, Purba juga mendapatkan penghargaan “Academic Excellence Award” dari KIST. Demikian keterangan dari pengurus Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4), seperti dikutip Antara, Jumat (10/8/2012).


Pemegang beasiswa dari International R&D Academy dari Korea Institute of Science and Technology (KIST), Korea Selatan ini dalam aktivitas kesehariannya di Korea Selatan tidak berkutat dengan urusan studi. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi. 


Ia tercatat sebagai Kepala Klaster Inovasi dan Teknologi Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4), pengurus  di organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Korea (Perpika), dan aktif dalam kegiatan bersama Pioneers for Advancement of Technology in Asia-Africa (PATA) di Korea Selatan.

   

Menurut Purba, ketika ia tiba di Korea, pembimbing studinya menyatakan bahwa ia boleh lulus kapan pun jika memiliki banyak publikasi di jurnal internasional. Aturan normal program kombinasi master-doktor adalah empat tahun. 


“Dari sini saya bertekad untuk memecahkan aturan itu dengan lulus lebih cepat dari waktu minimum 4 tahun. Alhamdulillah saya bisa memecahkan rekor studi tercepat untuk program kombinasi master-doktor sekaligus dalam waktu 3,5 tahun,” ujarnya.


Selama studi, Purba sudah berhasil memublikasikan penelitiannya di jurnal-jurnal internasional. Setidaknya, ia memiliki tujuh publikasi di jurnal-jurnal internasional bidang polymer, dua Korean Patent, dan satu US patent.

     

Presiden KIST menyatakan, semasa menjalani pendidikan di KIST-UST, Purba seringkali mendapat penghargaan dari KIST mau pun UST atas prestasi-prestasi yang telah diraihnya. 


Sebelum diwisuda, ia bahkan langsung ditawarkan proposal untuk melanjutkan jenjang post-doctoral di Laboratorium Biomaterial Research Center, KIST, dan melanjutkan penelitiannya. Purba juga akan diwisuda pihak UST pada tanggal 17 Agustus 2012 di Auditorium Pusat UST, Daejeon.


Prestasi yang diraih Purba tidak hanya memberikan kebanggaan buat dirinya dan keluarga. Tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu memecahkan banyak rekor studi di dunia akademis internasional. 
Sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *